Seorang
gadis cantik nan manis,berwajah tirus dengan dagu yg panjang,bernama Alyssa
Saufika Umari yg biasa dipanggil Ify tengah duduk melamun di balkon rumahnya
sambil menatap bintang.Ia berharap seseorang yg ditunggunya akan datang,namun
kenyataannya orang tersebut tak akan datang untuk selamanya.
Gadis itu dulu adalah seorang gadis yg
periang dan berprestasi di SMA Sonika Umari school (sekolah milik papanya),namun
semenjak kepergian orang yg sangat berarti dalam hidupnya,ia menjadi gadis
pemurung dan menangis tanpa sebab.Padahal masih banyak yg memberi semangat pada
dia,namun bagi Ify dia terasa tak hidup lagi semenjak belahan jiwanya
meninggalkannya tuk selama-lamanya.Ini dia kisah tentang Ify.....
“Hai Ify
sayang”sapa seorang pemuda salah satu most wanted perfect boy,kekasih Ify
“Hai juga
kak Rio,yang lainnya mana kak?.tumben mereka nggak sama kakak?”tanya Ify pada
kekasihnya,Mario Stevanno Aditya Haling,atau biasa dipanggil Rio
“Ya gitu
dech fy,si Alvin lagi pacaran ama Sivia di taman,klo Shilla lagi asyik di
kantin ama si Gabriel” balas Rio
“Ohhh....,gimana
klo kita ke tempat biasanya kak?”tawar Ify
“Boleh,aku
juga nyaman banget klo ada disana,fy”seru Rio tersenyum lalu menggandeng tangan
Ify menuju tempat favorite mereka.
Mereka pun akhirnya sampai di tempat
favorite mereka,tempat dimana Rio
menembak Ify yg dengan sebuah lagu yg diiringi gitar oleh Rio sendiri khusus
untuk seorang Ify.Dan sekarang hubungan Rio dan Ify mencapai 1 tahun lebih,sungguh
waktu yang tak singkat bagi Ify.Mereka mulai melantunkan sebuah lagu yg diirigi
gitar oleh Rio dan piano oleh Ify yg mungkin lagu itu mewakili perasaan Rio
saat ini.Namun,Ify tak pernah menyadari itu.
_____Rio_____
Embun
dipagi buta
Menebarkan
bau asa
Detik
demi detik ku hitung
Inikah
saat ku pergi
______Ify______
Oh tuhan
kucinta dia
Berikanlah
aku hidup
Takkan
kusakiti dia
Hukum aku
bila terjadi
______Rio
dan Ify_____
Aku tak
mudah untuk mencintai
Aku tak
mudah mengaku ku cinta
Aku tak
mudah mengatakan aku jatuh cinta
Senandungku untuk cinta
Tirakatku hanya untuk engkau
Tiada dusta sumpah kucinta
Sampai ku menutup mata
“Prok.....prok....prok”tepuk
tangan Sivia,Alvin,Shilla dan Gabriel
“Eh...loe...loe
pada,kapan datengnya?”tanya Rio bingung
“Ya dari
pertama loe nyanyi sama Ify,kita udah liat kali”jawab Alvin enteng
“Ah,loe
pada ganggu gue ama neng Ify aja”protes Rio dengan memanyunkan bibirnya
“Hahaha,udah
yo,gak usah ngambek.makin jelek aja loe kalo ngambek”ejek Gabriel
“Loe tadi
ngehayatin banget tuh lagu deh yo,sampai-sampai loe gak nyadar ada
kita-kita”sewot Alvin,Rio hanya melamun mendengar kata-kata Alvin
barusan.’mungkin bentar lagi gue pergi,meski cinta gue selalu buat kamu
fy,maafin kakak fy.Mungkin nanti kakak gak bisa ada disisi kamu lagi kayak
sekarang’batin Rio sedih.
“Kak...kak
Rio,jangan ngelamun terus dong kak.kakak mikirin apa sich?”tanya Ify heran
“Eh,eng
gak papa kok fy.kakak cuma lagi mikirin saudara kakak yg lagi ada di Aussie,dia
abis kecelakaan fy”elak Rio
Mereka pun kembali ke kelas karena
sebentar lagi sudah bel masuk,Ify,Sivia dan Shilla harus berpisah dengan
pasangan mereka masing-masing karena Rio,Alvin dan Gabriel adalah anak kelas
XII-IPA 2,sedangkan Ify,Sivia dan Shilla adalah anak kelas XI-IPA 2.Dikelas,Rio
sedang melamun dan tidak berkonsentrasi pada pelajaran hingga Gabriel
menegurnya.
“Yo,loe
kenapa sich?,kok akhir-akhir ini loe banyak ngelamun gitu?”tanya Gabriel
“Ehhh,engg
gue gak papa kok yel,serius deh”jawab Rio berbohong,sedangkan Alvin yg duduk
dibersama Debo dibelakang mereka hanya bisa geleng-geleng kepala melihat
perubahan sikap sohibnya tersebut.
Dirumah
Ify.....
“Ya
Allah,kenapa akhir-akhir ini kak Rio sering melamun?,apa dia ada masalah yang
Ify nggak tau?.Ya Allah,lindungilah kak Rio,biarkan Ify bersamanya,amiin”do’a
Ify diakhir sholatnya
Di
Gereja,minggu pagi....
“Ya Tuhan
apa aku pantas untuk Ify?,bagaimana jika aku tak dapat menemaninya lagi?,apa
dia akan kuat saat ku pergi nanti?.Ya Tuhan,jika aku pergi nanti,aku mohon
kuatkan Ify” do’a Rio di Gereja,tak terasa air matanya menetes mengingat vonis
dokter beberapa minggu yang lalu.’Gue harus jauhin Ify sebelum gue pergi,gue
gak mau dia jadi cewek lemah hanya karena gue.maafin kakak fy,sebenarnya kakak
gak sanggup tapi kakak harus ngejauhin kamu sayang.kakak gak mau kamu gak bisa
move on dari kakak,kamu berhak bahagia sama cowok lain”batin Rio
Pagi hari
disekolah
“Siv,Shill
kalian liat kak Rio nggak?”tanya Ify bingung sambil mondar-mandir
“Gue gak
liat fy,loe kenapa sich fy?”tanya Sivia
“Gue
khawatir ama kak Rio,akhir-akhir ini dia jadi pelamun gitu.terus dia belum
kesini buat nemuin gue lagi”balas Ify khawatir
“Loe
tenang deh fy,mending loe nanti cari dia dan tanya sebenernya dia ada masalah
apa”saran Shilla
“Thak you
so much guys,kalian selalu ada buat nenangin gue”ucap Ify memeluk kedua
sohibnya tersebut,Shilla dan Sivia hanya mengangguk dan tersenyum.
Sebentar lagi bel,namun Rio belum juga
menemui Ify.Ini tak seperti biasanya.Sewaktu istirahat Ify pergi ke kelas
Rio,namun kata Alvin dan Gabriel ,Rio tadi pamit ke taman.Akhirnya Ify
memutuskan untuk ke taman menemui Rio dan saat sampai
disana....JEDEERR,bagaikan tersambar petir,kaki Ify tak bisa melangkah,hatinya
sakit melihat pemandangan di depannya.Disana Rio sedang bersama seorang gadis
dan bercanda ria,Ify pun berlari dan menangis.Rio yg tadi sempat melihat
Ify,hatinya juga ikut menangis merasakan kesedihan Ify.’Maafin kakak,fy.kakak
gak sanggup liat kamu kayak tadi,tapi kakak juga gak sanggup kalau kamu nanti
harus sedih karena kepergian kakak’ batin Rio.
Ify pun sampai di kelasnya,Alvin,Shilla,Gabriel
dan Sivia khawatir melihat Ify yang tiba-tiba menangis seperti itu.
“Fy,loe
kenapa?”tanya Sivia dan Shilla
“emangnya
si Rio ngapain loe,fy?”tanya Alvin dan Gabriel bersamaan
“Kak Rio
hiks.....hiks...hiks,tadi gue liat kak Rio sama cewek lain
hiks...ditaman....hiks....hiks,apa salah ify...hiks...hiks”jawab Ify
sesenggukan
“Loe
tenang aja fy,gue nanti bakalan omongin ini ama si Rio”balas Alvin
“Iya
fy,udah ya jangan nangis lagi,kalo loe nangis jelek tau.biar kak Alvin sama kak
Iyel yg bilang sama kak Rio,loe tenang ya,fy”kata Shilla menenangkan Ify
“Makasih
kak Alvin,kak Iyel,Shill,Vi”ucap Ify
“Sama-sama
Ify”balas mereka serempak
Saat bel masuk berbunyi,Alvin dan Gabriel
kembali ke kelas mereka.Mereka juga bingung karena sikap Rio yang semakin
aneh,malam harinya alvin dan Gabriel kerumah Rio untuk menanyakan masalah tadi.
Dikamar
Rio.......
“Yo,kenapa
sich sikap loe sekarang jadi makin aneh gini?”tanya Alvin bingung
“Loe
ngganggep kita apa sich yo?,kalo loe ngganggep kita temen loe,loe ceritain dong
masalah yang loe hadapi”pinta Iyel
“Kalian
serius mau tahu kenapa sikap gue berubah?”tanya Rio dengan raut sedih
“Iya
yo,kita kan sahabatan.masak loe mau nyembuyiin masalah loe sendirian?,kita itu
temen ,yo dan temen yang baik adalah temen yang selalu ada saat temennya sedih
dan bahagia.ya kan Vin?”kata Iyel meminta kepastian dari Alvin.
“Yoi
bro...,loe tenang aja.ada kita-kita yg selalu ada buat loe kok”balas Alvin
sambil menepuk pudak Rio
“Vin,Yel,sebenerya
gue juga sakit ngejauhin Ify kayak gini,gue juga terluka.Tapi.......”kata Rio
dengan kalimatnya yang menggantung
“Tapi
kenapa Yo?”tanya Alvin dan Iyel bersamaan
“Tapi
keadaan maksa gue buat ngejauhin Ify,karena gue gak mau klo gue meinggal nanti
dia gak bisa ngelupain gue dan kenangannya sama gue”kata Rio dan tak terasa air
matanya menetes
“Maksud
loe apaan yo?”tanya Alvin
“Sebenernya
gue kena kanker darah stadium akhir”kata Rio sedih
“Yo,loe
kok gak pernah bilang sama kita-kita sich ,Yo.masalah loe itu gak mudah
Yo,pasti loe ngerasain sakit yg luar biasa kan?.apalagi loe harus ngejauhin
Ify,loe harus kuat ,Yo,kita ada buat loe kok”ucap Iyel lalu Alvin dan Iyel memeluk
Rio,mereka merasakan kepedihan Rio saat ini.Tak lama kemudian seorang gadis
menyuruh mereka untuk makan bersama,gadis tersebut adalah gadis yg ada ditaman
waktu itu bersama Rio.Rio sudah menceritakan semuanya pada Alvin dan Iyel tentang
rencananya untuk membuat Ify membencinya dan melupakan semua kenangan manis
tersebut.
Keesokan
harinya disekolah.....
Ify melihat Rio bersama seorang
gadis,gadis itu bernama Dea.Dada Ify terasa sesak,apalagi saat Rio lewat di
depan Ify tanpa tersenyum dan menyapanya seperti biasa.Rio tampak bahagia dan
bercanda dengan gadis tersebut dan membuat Ify semakin bingung dengan apa yang
terjadi pada hubungannya dengan Rio,jika Ify memang punya salah,mengapa Rio
tidak pernah mengatakan kesalahan Ify???....Ify melamun karena masih bingung
dengan semua ini,tiba-tiba Shilla dan Sivia datang.
“Fy,loe
kenapa?”tanya Shilla
“Gue gak
papa kok”jawab Ify dingin,lalu meniggalkan Shilla dan Sivia
“Kenapa
lagi tu anak,Shill?”taya Sivia
“Gue juga
gak tau Vi,Ify berubah sejak dia melihat kak Rio dengan gadis itu”jelas Shilla
“Kasihan
Ify”balas Sivia.Lalu mereka kembali ke kelas,di kelas Ify pun menjadi pemurung dan
penyendiri.
Sudah dua minggu sikap Ify berubah
semenjak Rio tak lagi bersamanya,Rio lebih banyak menghabiskan waktu bersama
Dea.Padahal tiga hari lagi ada pertandingan basket antara SMA Sonika Umari
School,ingin sekali Ify memberi semangat pada Rio,tapi......,apa itu
mungkin??...Shilla dan Sivia kembali mencoba untuk membujuk Ify dan memberi
semangat padanya.
“Fy,udah
dong...gue mohon loe jangan kayak gini.gue ama Sivia selalu ngedukung loe
kok”kata Shilla
“Gue...gue...gue
gak sanggup Shill,gue gak sanggup kehilangan kak Rio.kenapa dia berusah sama
gue,apa salah gue sampai-sampai kak Rio selalu sama cewek itu tanpa memperjelas
hubungan kami,kenapa?...hiks...hiks...hiks”jawab Ify dengan isak tangisnya
“Loe yang
sabar ya Fy,mungkin kak Rio punya alasan kenapa dia jadi berubah”imbuh Sivia
meyakinkan Ify
“Makasih
guys,kalian emang sohib gue yang paling pengertian”ucap Ify dengan senyum yang
menambah kecantikannya
“Sama-sama
Fy”balas Shilla dan Sivia,mereka bertiga pun berpelukan.
Sehari
sebelum pertandingan basket di rumah Rio......
Dea ingin melihat keadaan adik
sepupunya,Rio.Dea kaget saat melihat darah mengalir deras dari hidung
Rio,sebenarnya ia tak ingin Rio mengikuti pertandingan basket besok,namun Rio
tetap akan ikut karena itu adalah impiannya selama ini.Rio tak mau
menyia-nyiakan kesempatan ini.
“Yo,loe
beneran mau ikutan pertandingan basket besok?,apa loe perlu gue cerita masalah
penyakit loe ke Ify?”tanya Dea khawatir dan mengusap darah yang mengalir dari
hidung Rio
“Gue
tetep ikut kok.gak usah kak De,gue gak mau Ify gak bisa ngelupain gue kak
De.gue gak mau Ify jadi cewek lemah karena gue,makasih ya kak De”ucap Rio
“Sama-sama
Yo,kakak pulang dulu ya”pamit Dea
“Iya kak
De,hati-hati”kata Rio
Keesokan
harinya.........
Semuanya telah berkumpul di lapangan
basket untuk menyaksikan pertandingan antara SMA SONIKA UMARI SCHOOL yang
diwakili oleh Rio,Alvin,Iyel dkk dengan SMA MELATI yng diwakili oleh
Sion,Goldi,Debo dan cs nya.Terdengar sorakan dari para pendukung kedua SMA tersebut.
Saat pertandingan,Rio merasakan tubuhnya
lemah sehingga skor goldi cs unggul 2 point diatas tim Rio.Alvin yg melihat Rio
memegangi dadanya langsung menghampiri Rio.
“Yo,loe
gak papa kan?”tanya Alvin
“Gue gak
papa kok bro”jawab Rio berbohong,tiba-tiba......
“Kak
Rio........Ify disini buat dukung kakak.semangat dong kak,kak Rio pasti
bisa”Ify menyemangati Rio dengan senyum khasnya.Rio pun membalas senyuman
Ify,lalu kembali semangat seolah jiwanya telah kembali berkat Ify.
Akhirnya Rio dkk menang dengan skor 15-10.Ify
bahagia atas keberhasilan Rio,karena Ify tau pertandingan ini adalah impian
Rio.Saat sudah sepi,Shilla,Sivia dan Ify menghampiri Gabriel,Alvin dan Rio.
“Selamat
ya kak Rio/kak Alvin/kak Iyel ”kata Ify,Sivia dan Shilla kompak
“makasih ya”balas
Rio,Alvin dan Iyel bersamaan
“Sama-sama”jawab
ketiga cewek cantik tersebut,tiba-tiba penyakit Rio kambuh dan tak bisa ditahan
lagi.Rio pun akhirnya ambruk,Alvin dan yg ada disana membawa Rio ke RS.Pelita
Bangsa,Ify tak bisa menahan air matanya.Ia sangat khawatir dengan keadaan Rio,sedangkan
Iyel menelfon papa dan mama Rio tentang keadaan Rio.
Sesampainya
di rumah sakit........
Mereka khawatir dengan keadaan Rio di
dalam ruangan perawatan.Ify menangis sejadi-jadinya,ia merutuki dirinya yg tak
pernah mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada Rio,kekasihnya.Mereka
menunggu kehadiran orang tua Rio,Ify sudah berderai air mata.Ify sangat tidak
tenang.Sivia dan Shilla mencoba membujuk Ify agar tenang.
“Fy,lo
tenang dulu dong.mendingan loe do’ain kak Rio dech”saran Sivia
“Via
bener,Fy.mending loe ke berdo’a buat kesehatan kak Rio”imbuh Shilla
“Makasih
ya guys.gue ke mushollah dulu”pamit Ify
Ify pun berlari menuju Mushollah,sesampainya
disana Ify melaksanakan sholat Dhuhur dan setelahnya ia berdo’a.
“Ya Allah,Ify
sayang sama kak Rio.Ify gak mau kehilangan kak Rio,kak Rio itu jantungnya
Ify.Lalu bagaimana Ify..hiks...Ify bisa hidup tanpa kak Rio
hiks...hiks,selamatkan kak Rio...hiks..hiks.jangan pisahkan kami ya Allah
hiks...hiks”do’a Ify dan tangisnya pun pecah.Setelah berdo’a untuk Rio,Ify
kembali ke ruangan tempat Rio dirawat.Disana sudah ada mama Manda,papa Zeth dan
Dea.Sementara yang lain ada diluar.
Ify masuk ke ruangan tersebut dengan
langkah gontai,ia tak kuasa menahan tangis.”Om,tan,sebenernya kak Rio sakit
apa?”tanya Ify gelisah
“Maafin
kami ya, Fy.kami nggak pernah bilang sama kamu kalau Rio terkena kanker darah,maafin
kami Ify...”sesal mama Manda
“Iya
Fy,sekarang kankernya sudah stadium akhir.kata dokter kemungkinannya untuk
hidup hanya 20%”imbuh papa Zeth.Mendengar penjelasan mama Manda dan papa
Zeth,rasanya dunia Ify hancur detik itu juga,ia terduduk lemas di
lantai,tangisannya semakin menjadi-jadi.Dea mendekati Ify yg sedang terpuruk
itu.
“Gue tau
Fy yang loe rasain sekarang.gue juga gak mau kehilangan adik sepupu gue,dia
bilang kalo dia sayang banget sama loe.Dia ngejauhin loe karena dia nggak mau
kalau dia pergi nanti,hal itu jadiin loe cewek lemah.Ify,gue mohon loe jangan
terpuruk kayak gini,kalo Rio melihatnya,dia pasti sedih”hibur Dea memeluk
Ify,padahal ia sendiri juga sedih melihat keadaan adik sepupunya itu
“Ja..jadi..kamu
sepupunya kak Rio?,tapi gue gak mau kehilangan kak Rio..hiks...hiks,gu..gue
say..sayang kak Rio..hiks...hiks”jawab Ify terbata-bata.
Mama Manda dan papa Zeth melihat tangan
Rio bergerak,perlahan matanya mulai terbuka.
“Ma...ma...pa...pa..,kak..De..a,Ify...”kata
Rio lemah
“Iya
Rio,kami disini sayang”jawab mama Manda
“Bol...eh
nggak,Ri...o bica...ra ber....dua sama I...fy?”tanya Rio
“Boleh
sayang,ayo ma,ayo De”ajak papa Zeth,kemudian mereka meninggalkan Rio dan Ify
berdua
Di luar
ruangan........
“Om,gimana
keadaan Rio?”tanya Alvin mewakili teman-temannya
“Saya
juga gak tau,tapi tadi dia minta bicara berdua sama Ify”jawab papa Zeth
“Om,sejak
kapan Rio terkena kanker darah?”tanya Gabriel yg sudah berderai air mata,begitu
juga dengan yg lainnya
“Dia kena
kanker semenjak umurnya masih lima tahun.dulu kankernya masih stadium satu dan
Rio tidak mau dirawat lebih lanjut.tapi sekarang sudah stadium
akhir,kemungkinan Rio untuk hidup hanya 20%”jelas papa Zeth,mama Manda tak tega
melihat putra semata wayangnya terkulai lemas seperti itu.
Di dalam
Ruangan....
Rio menggenggam tangan Ify,Ify masih
menangis terisak.Ia tidak mau kehilangan Rio,pemuda yang telah menjaga dan
mendampinginya selama setahun lebih.
“I...fy,jangan
nangis ya..kakak gak mau kalo kakak pergi kamu terus seperti ini.kakak sayang
sama kamu.kakak juga sebenernya terluka waktu ngejauhin kamu”kata Rio sambil
mengusap air mata Ify
“Ify juga
sayang sama kak Rio,jangan tinggalin Ify kak,hiks...hiks”jawab Ify,air matanya
turun lagi dipipi mulusnya,Rio menyeka air mata Ify dengan lembut
“Jangan
nangis sayang,nanti kalo kakak pergi gak ada lagi yang bakal menghapus air mata
kamu.kakak istirahat dulu ya Fy,kakak capek.I LOVE YOU,Alyssa”ucap Rio
“I LOVE
YOU TOO”balas Ify ,setelah Ify membalasnya,mata Rio perlahan-lahan mulai
terpejam
“Kak
Rio.....hiks...hiks...jangan tinggalin Ify....hiks”teriak Ify
menggoncang-nggoncangkan tubuh Rio,tapi Rio tetap tidak bangun.Mendengar
teriakan Ify,mereka masuk kedalam ruangan dan menangis melihat Rio yang sudah
terbujur kaku.
Pemakaman
Rio..........
Semua guru dan siswa-siswi SMA Sonika
Umari School,orang tua Ify,dan semua orang terdekat Rio hadir ke pemakaman
pemuda hitam manis tersebut.Saat jasad Rio dikebumikan,mama Manda pingsan
karena tak kuat menahan kesedihnnya.Satu-persatu orang yang menghadiri
pemakaman Rio pulang,kini tinggal Ify,Dea,Alvia(Avin dan Sivia) dan Shiel(Shilla
dan Gabriel).Alvin,Via, Shilla dan Gabriel pun berpamitan untuk pulang..
“Fy,kami
pulang duluan ya.loe yang sabar ya,jangan terus-terusan nangis Fy.Rio pasti gak
mau ngeliat loe sedih,Dea,kami pulang ya”pamit Sivia mewakili yang lainnya.
“Iya
temen-temen,hati-hati”balas Ify mencoba untuk tersenyum dan menghapus air
matanya
“Hati-hati
ya,gue jaga Ify disini”ucap Dea
“Iya”jawab
semuanya,lalu pergi meninggalkan Ify dan Dea.Beberapa saat kemudian..
“Fy,gue
mau ngasih amanah ini ke loe.sebelum Rio meninggal dia nitip ini ke gue”kata
Dea memberikan sebuah kaset rekaman
“Apa
ini?”tanya Ify
“Udah,loe
liat aja dirumah.mending sekarang kita pulang ya”ajak Dea
“Iya,makasih”balas
Ify mengambil kaset rekaman tersebut,dirumahnya Ify melihat isi kaset rekaman
tersebut.Di dalam rekaman tersebut ada Rio yang sedang duduk di Danau yang
penuh tanaman.Rio mengungkapkan apa yg ia rasakan,yang tidak pernah diketahui
oleh Ify.
“Fy,gue
tau waktu kamu liat rekaman ini, lagi nangisin aku ya?.Ehmmm,atau mungkin
enggak ya?,,ehehe kakak jadi GR nich Fy.Maaf ya Fy kakak gak pernah cerita kalo
kakak punya penyakit kanker darah,kakak cuma nggak mau kamu sedih.Kamu tau
nggak Fy,apa yang kakak rasain waktu ngejauhin kamu? Sakit Fy,sakit.Tapi kakak
harus ngejauhin kamu karena kakak nggak mau kamu terus-terusan nangis kalo
kakak pergi.Kamu tau nggak kenapa kakak nggak mau liat kamu nangis?,karena
kakak nggak ada lagi buat ngehapus air mata Ify.Jangan sedih ya Ify,kakak akan
selalu ada dihati kamu dan menjaga kamu dari jauh”.sebelum mengakhiri rekaman
tersebut,Rio menyanyikan sebuah lagu untuk Ify..
I
always knew this day would come
We'd be standing one by one
With our future in our hands
So many dreams so many plans
Always knew after all these years
There'd be laughter there'd be tears
But never thought that I'd walk away
With so much joy but so much pain
And it's so hard to say goodbye
We'd be standing one by one
With our future in our hands
So many dreams so many plans
Always knew after all these years
There'd be laughter there'd be tears
But never thought that I'd walk away
With so much joy but so much pain
And it's so hard to say goodbye
CHORUS
But yesterday's gone
We gotta keep moving on
I'm so thankful for the moments
So glad I got to know ya
The times that we had
I'll keep like a photograph
And hold you in my heart forever
I'll always remember you
Nananananana
Another chapter in the book
Can't go back but you can look
And there we are on every page
Memories I'll always save
Up ahead on the open doors
Who knows what were heading towards?
I wish you love I wish you luck
For you the world just opens up
But it's so hard to say goodbye
CHORUS
Everyday that we had
All the good all the bad
I'll keep them here inside
All the times we shared
every place everywhere
You touched my life
Yeah one day we'll look back
We'll smile and we'll laugh
But right now we just cry
Cause it's so hard to say goodbye
“Maaf
ya Sayang,kakak gak bisa lama-lama.Semoga kamu dapat cowok yang lebih baik dari
kakak,I LOVE YOU Alyssa”kata Rio mengakhiri rekaman tersebut.Ify menangis
sejadi-jadinya,ia tak pernah membayangkan jika perjalanan cintanya dengan Rio
bisa berakhir seperti ini,tapi yang ia yakini hanya satu **Hati Ify hanya untuk
Rio dan hati Rio hanya untuk Ify**.
“Kak
Rio,Ify janji kalo hati Ify tetap buat kakak meskipun kakak udah gak disamping
Ify lagi hiks...hiks...kak Rio.....”teriak Ify masih dengan pipi yang basah
oleh air mata.Karena terlalu lama menangis,Ify tertidur dengan memeluk fotonya
bersama Rio saat di bukit.
_________________________TAMAT__________________________
Karya:Ana Fadllun Nisa'
Karya:Ana Fadllun Nisa'