Kamis, 24 September 2015

Always Remember You




       Seorang gadis cantik nan manis,berwajah tirus dengan dagu yg panjang,bernama Alyssa Saufika Umari yg biasa dipanggil Ify tengah duduk melamun di balkon rumahnya sambil menatap bintang.Ia berharap seseorang yg ditunggunya akan datang,namun kenyataannya orang tersebut tak akan datang untuk selamanya.
       Gadis itu dulu adalah seorang gadis yg periang dan berprestasi di SMA Sonika Umari school (sekolah milik papanya),namun semenjak kepergian orang yg sangat berarti dalam hidupnya,ia menjadi gadis pemurung dan menangis tanpa sebab.Padahal masih banyak yg memberi semangat pada dia,namun bagi Ify dia terasa tak hidup lagi semenjak belahan jiwanya meninggalkannya tuk selama-lamanya.Ini dia kisah tentang Ify.....
“Hai Ify sayang”sapa seorang pemuda salah satu most wanted perfect boy,kekasih Ify
“Hai juga kak Rio,yang lainnya mana kak?.tumben mereka nggak sama kakak?”tanya Ify pada kekasihnya,Mario Stevanno Aditya Haling,atau biasa dipanggil Rio
“Ya gitu dech fy,si Alvin lagi pacaran ama Sivia di taman,klo Shilla lagi asyik di kantin ama si Gabriel” balas Rio
“Ohhh....,gimana klo kita ke tempat biasanya kak?”tawar Ify
“Boleh,aku juga nyaman banget klo ada disana,fy”seru Rio tersenyum lalu menggandeng tangan Ify menuju tempat favorite mereka.
       Mereka pun akhirnya sampai di tempat favorite mereka,tempat dimana  Rio menembak Ify yg dengan sebuah lagu yg diiringi gitar oleh Rio sendiri khusus untuk seorang Ify.Dan sekarang hubungan Rio dan Ify mencapai 1 tahun lebih,sungguh waktu yang tak singkat bagi Ify.Mereka mulai melantunkan sebuah lagu yg diirigi gitar oleh Rio dan piano oleh Ify yg mungkin lagu itu mewakili perasaan Rio saat ini.Namun,Ify tak pernah menyadari itu.
_____Rio_____
Embun dipagi buta
Menebarkan bau asa
Detik demi detik ku hitung
Inikah saat ku pergi
______Ify______
Oh tuhan kucinta dia
Berikanlah aku hidup
Takkan kusakiti dia
Hukum aku bila terjadi
______Rio dan Ify_____
Aku tak mudah untuk mencintai
Aku tak mudah mengaku ku cinta
Aku tak mudah mengatakan aku jatuh cinta
 Senandungku untuk cinta
 Tirakatku hanya untuk engkau
 Tiada dusta sumpah kucinta
 Sampai ku menutup mata
“Prok.....prok....prok”tepuk tangan Sivia,Alvin,Shilla dan Gabriel
“Eh...loe...loe pada,kapan datengnya?”tanya Rio bingung
“Ya dari pertama loe nyanyi sama Ify,kita udah liat kali”jawab Alvin enteng
“Ah,loe pada ganggu gue ama neng Ify aja”protes Rio dengan memanyunkan bibirnya
“Hahaha,udah yo,gak usah ngambek.makin jelek aja loe kalo ngambek”ejek Gabriel
“Loe tadi ngehayatin banget tuh lagu deh yo,sampai-sampai loe gak nyadar ada kita-kita”sewot Alvin,Rio hanya melamun mendengar kata-kata Alvin barusan.’mungkin bentar lagi gue pergi,meski cinta gue selalu buat kamu fy,maafin kakak fy.Mungkin nanti kakak gak bisa ada disisi kamu lagi kayak sekarang’batin Rio sedih.
“Kak...kak Rio,jangan ngelamun terus dong kak.kakak mikirin apa sich?”tanya Ify heran
“Eh,eng gak papa kok fy.kakak cuma lagi mikirin saudara kakak yg lagi ada di Aussie,dia abis kecelakaan fy”elak Rio
       Mereka pun kembali ke kelas karena sebentar lagi sudah bel masuk,Ify,Sivia dan Shilla harus berpisah dengan pasangan mereka masing-masing karena Rio,Alvin dan Gabriel adalah anak kelas XII-IPA 2,sedangkan Ify,Sivia dan Shilla adalah anak kelas XI-IPA 2.Dikelas,Rio sedang melamun dan tidak berkonsentrasi pada pelajaran hingga Gabriel menegurnya.
“Yo,loe kenapa sich?,kok akhir-akhir ini loe banyak ngelamun gitu?”tanya Gabriel
“Ehhh,engg gue gak papa kok yel,serius deh”jawab Rio berbohong,sedangkan Alvin yg duduk dibersama Debo dibelakang mereka hanya bisa geleng-geleng kepala melihat perubahan sikap sohibnya tersebut.
Dirumah Ify.....
“Ya Allah,kenapa akhir-akhir ini kak Rio sering melamun?,apa dia ada masalah yang Ify nggak tau?.Ya Allah,lindungilah kak Rio,biarkan Ify bersamanya,amiin”do’a Ify diakhir sholatnya
Di Gereja,minggu pagi....
“Ya Tuhan apa aku pantas untuk Ify?,bagaimana jika aku tak dapat menemaninya lagi?,apa dia akan kuat saat ku pergi nanti?.Ya Tuhan,jika aku pergi nanti,aku mohon kuatkan Ify” do’a Rio di Gereja,tak terasa air matanya menetes mengingat vonis dokter beberapa minggu yang lalu.’Gue harus jauhin Ify sebelum gue pergi,gue gak mau dia jadi cewek lemah hanya karena gue.maafin kakak fy,sebenarnya kakak gak sanggup tapi kakak harus ngejauhin kamu sayang.kakak gak mau kamu gak bisa move on dari kakak,kamu berhak bahagia sama cowok lain”batin Rio
Pagi hari disekolah
“Siv,Shill kalian liat kak Rio nggak?”tanya Ify bingung sambil mondar-mandir
“Gue gak liat fy,loe kenapa sich fy?”tanya Sivia
“Gue khawatir ama kak Rio,akhir-akhir ini dia jadi pelamun gitu.terus dia belum kesini buat nemuin gue lagi”balas Ify khawatir
“Loe tenang deh fy,mending loe nanti cari dia dan tanya sebenernya dia ada masalah apa”saran Shilla
“Thak you so much guys,kalian selalu ada buat nenangin gue”ucap Ify memeluk kedua sohibnya tersebut,Shilla dan Sivia hanya mengangguk dan tersenyum.
       Sebentar lagi bel,namun Rio belum juga menemui Ify.Ini tak seperti biasanya.Sewaktu istirahat Ify pergi ke kelas Rio,namun kata Alvin dan Gabriel ,Rio tadi pamit ke taman.Akhirnya Ify memutuskan untuk ke taman menemui Rio dan saat sampai disana....JEDEERR,bagaikan tersambar petir,kaki Ify tak bisa melangkah,hatinya sakit melihat pemandangan di depannya.Disana Rio sedang bersama seorang gadis dan bercanda ria,Ify pun berlari dan menangis.Rio yg tadi sempat melihat Ify,hatinya juga ikut menangis merasakan kesedihan Ify.’Maafin kakak,fy.kakak gak sanggup liat kamu kayak tadi,tapi kakak juga gak sanggup kalau kamu nanti harus sedih karena kepergian kakak’ batin Rio.
       Ify pun sampai di kelasnya,Alvin,Shilla,Gabriel dan Sivia khawatir melihat Ify yang tiba-tiba menangis seperti itu.
“Fy,loe kenapa?”tanya Sivia dan Shilla
“emangnya si Rio ngapain loe,fy?”tanya Alvin dan Gabriel bersamaan
“Kak Rio hiks.....hiks...hiks,tadi gue liat kak Rio sama cewek lain hiks...ditaman....hiks....hiks,apa salah ify...hiks...hiks”jawab Ify sesenggukan
“Loe tenang aja fy,gue nanti bakalan omongin ini ama si Rio”balas Alvin
“Iya fy,udah ya jangan nangis lagi,kalo loe nangis jelek tau.biar kak Alvin sama kak Iyel yg bilang sama kak Rio,loe tenang ya,fy”kata Shilla menenangkan Ify
“Makasih kak Alvin,kak Iyel,Shill,Vi”ucap Ify
“Sama-sama Ify”balas mereka serempak
       Saat bel masuk berbunyi,Alvin dan Gabriel kembali ke kelas mereka.Mereka juga bingung karena sikap Rio yang semakin aneh,malam harinya alvin dan Gabriel kerumah Rio untuk menanyakan masalah tadi.
Dikamar Rio.......
“Yo,kenapa sich sikap loe sekarang jadi makin aneh gini?”tanya Alvin bingung
“Loe ngganggep kita apa sich yo?,kalo loe ngganggep kita temen loe,loe ceritain dong masalah yang loe hadapi”pinta Iyel
“Kalian serius mau tahu kenapa sikap gue berubah?”tanya Rio dengan raut sedih
“Iya yo,kita kan sahabatan.masak loe mau nyembuyiin masalah loe sendirian?,kita itu temen ,yo dan temen yang baik adalah temen yang selalu ada saat temennya sedih dan bahagia.ya kan Vin?”kata Iyel meminta kepastian dari Alvin.
“Yoi bro...,loe tenang aja.ada kita-kita yg selalu ada buat loe kok”balas Alvin sambil menepuk pudak Rio
“Vin,Yel,sebenerya gue juga sakit ngejauhin Ify kayak gini,gue juga terluka.Tapi.......”kata Rio dengan kalimatnya yang menggantung
“Tapi kenapa Yo?”tanya Alvin dan Iyel bersamaan
“Tapi keadaan maksa gue buat ngejauhin Ify,karena gue gak mau klo gue meinggal nanti dia gak bisa ngelupain gue dan kenangannya sama gue”kata Rio dan tak terasa air matanya menetes
“Maksud loe apaan yo?”tanya Alvin
“Sebenernya gue kena kanker darah stadium akhir”kata Rio sedih
“Yo,loe kok gak pernah bilang sama kita-kita sich ,Yo.masalah loe itu gak mudah Yo,pasti loe ngerasain sakit yg luar biasa kan?.apalagi loe harus ngejauhin Ify,loe harus kuat ,Yo,kita ada buat loe kok”ucap Iyel lalu Alvin dan Iyel memeluk Rio,mereka merasakan kepedihan Rio saat ini.Tak lama kemudian seorang gadis menyuruh mereka untuk makan bersama,gadis tersebut adalah gadis yg ada ditaman waktu itu bersama Rio.Rio sudah menceritakan semuanya pada Alvin dan Iyel tentang rencananya untuk membuat Ify membencinya dan melupakan semua kenangan manis tersebut.
Keesokan harinya disekolah.....
       Ify melihat Rio bersama seorang gadis,gadis itu bernama Dea.Dada Ify terasa sesak,apalagi saat Rio lewat di depan Ify tanpa tersenyum dan menyapanya seperti biasa.Rio tampak bahagia dan bercanda dengan gadis tersebut dan membuat Ify semakin bingung dengan apa yang terjadi pada hubungannya dengan Rio,jika Ify memang punya salah,mengapa Rio tidak pernah mengatakan kesalahan Ify???....Ify melamun karena masih bingung dengan semua ini,tiba-tiba Shilla dan Sivia datang.
“Fy,loe kenapa?”tanya Shilla
“Gue gak papa kok”jawab Ify dingin,lalu meniggalkan Shilla dan Sivia
“Kenapa lagi tu anak,Shill?”taya Sivia
“Gue juga gak tau Vi,Ify berubah sejak dia melihat kak Rio dengan gadis itu”jelas Shilla
“Kasihan Ify”balas Sivia.Lalu mereka kembali ke kelas,di kelas Ify pun menjadi pemurung dan penyendiri.
       Sudah dua minggu sikap Ify berubah semenjak Rio tak lagi bersamanya,Rio lebih banyak menghabiskan waktu bersama Dea.Padahal tiga hari lagi ada pertandingan basket antara SMA Sonika Umari School,ingin sekali Ify memberi semangat pada Rio,tapi......,apa itu mungkin??...Shilla dan Sivia kembali mencoba untuk membujuk Ify dan memberi semangat padanya.
“Fy,udah dong...gue mohon loe jangan kayak gini.gue ama Sivia selalu ngedukung loe kok”kata Shilla
“Gue...gue...gue gak sanggup Shill,gue gak sanggup kehilangan kak Rio.kenapa dia berusah sama gue,apa salah gue sampai-sampai kak Rio selalu sama cewek itu tanpa memperjelas hubungan kami,kenapa?...hiks...hiks...hiks”jawab Ify dengan isak tangisnya
“Loe yang sabar ya Fy,mungkin kak Rio punya alasan kenapa dia jadi berubah”imbuh Sivia meyakinkan Ify
“Makasih guys,kalian emang sohib gue yang paling pengertian”ucap Ify dengan senyum yang menambah kecantikannya
“Sama-sama Fy”balas Shilla dan Sivia,mereka bertiga pun berpelukan.
Sehari sebelum pertandingan basket di rumah Rio......
       Dea ingin melihat keadaan adik sepupunya,Rio.Dea kaget saat melihat darah mengalir deras dari hidung Rio,sebenarnya ia tak ingin Rio mengikuti pertandingan basket besok,namun Rio tetap akan ikut karena itu adalah impiannya selama ini.Rio tak mau menyia-nyiakan kesempatan ini.
“Yo,loe beneran mau ikutan pertandingan basket besok?,apa loe perlu gue cerita masalah penyakit loe ke Ify?”tanya Dea khawatir dan mengusap darah yang mengalir dari hidung Rio
“Gue tetep ikut kok.gak usah kak De,gue gak mau Ify gak bisa ngelupain gue kak De.gue gak mau Ify jadi cewek lemah karena gue,makasih ya kak De”ucap Rio
“Sama-sama Yo,kakak pulang dulu ya”pamit Dea
“Iya kak De,hati-hati”kata Rio
Keesokan harinya.........
       Semuanya telah berkumpul di lapangan basket untuk menyaksikan pertandingan antara SMA SONIKA UMARI SCHOOL yang diwakili oleh Rio,Alvin,Iyel dkk dengan SMA MELATI yng diwakili oleh Sion,Goldi,Debo dan cs nya.Terdengar sorakan dari para pendukung kedua SMA tersebut.
       Saat pertandingan,Rio merasakan tubuhnya lemah sehingga skor goldi cs unggul 2 point diatas tim Rio.Alvin yg melihat Rio memegangi dadanya langsung menghampiri Rio.
“Yo,loe gak papa kan?”tanya Alvin
“Gue gak papa kok bro”jawab Rio berbohong,tiba-tiba......
“Kak Rio........Ify disini buat dukung kakak.semangat dong kak,kak Rio pasti bisa”Ify menyemangati Rio dengan senyum khasnya.Rio pun membalas senyuman Ify,lalu kembali semangat seolah jiwanya telah kembali berkat Ify.
       Akhirnya Rio dkk menang dengan skor 15-10.Ify bahagia atas keberhasilan Rio,karena Ify tau pertandingan ini adalah impian Rio.Saat sudah sepi,Shilla,Sivia dan Ify menghampiri Gabriel,Alvin dan Rio.
“Selamat ya kak Rio/kak Alvin/kak Iyel ”kata Ify,Sivia dan Shilla kompak
“makasih ya”balas Rio,Alvin dan Iyel bersamaan
“Sama-sama”jawab ketiga cewek cantik tersebut,tiba-tiba penyakit Rio kambuh dan tak bisa ditahan lagi.Rio pun akhirnya ambruk,Alvin dan yg ada disana membawa Rio ke RS.Pelita Bangsa,Ify tak bisa menahan air matanya.Ia sangat khawatir dengan keadaan Rio,sedangkan Iyel menelfon papa dan mama Rio tentang keadaan Rio.
Sesampainya di rumah sakit........
       Mereka khawatir dengan keadaan Rio di dalam ruangan perawatan.Ify menangis sejadi-jadinya,ia merutuki dirinya yg tak pernah mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada Rio,kekasihnya.Mereka menunggu kehadiran orang tua Rio,Ify sudah berderai air mata.Ify sangat tidak tenang.Sivia dan Shilla mencoba membujuk Ify agar tenang.
“Fy,lo tenang dulu dong.mendingan loe do’ain kak Rio dech”saran Sivia
“Via bener,Fy.mending loe ke berdo’a buat kesehatan kak Rio”imbuh Shilla
“Makasih ya guys.gue ke mushollah dulu”pamit Ify
       Ify pun berlari menuju Mushollah,sesampainya disana Ify melaksanakan sholat Dhuhur dan setelahnya ia berdo’a.
“Ya Allah,Ify sayang sama kak Rio.Ify gak mau kehilangan kak Rio,kak Rio itu jantungnya Ify.Lalu bagaimana Ify..hiks...Ify bisa hidup tanpa kak Rio hiks...hiks,selamatkan kak Rio...hiks..hiks.jangan pisahkan kami ya Allah hiks...hiks”do’a Ify dan tangisnya pun pecah.Setelah berdo’a untuk Rio,Ify kembali ke ruangan tempat Rio dirawat.Disana sudah ada mama Manda,papa Zeth dan Dea.Sementara yang lain ada diluar.
       Ify masuk ke ruangan tersebut dengan langkah gontai,ia tak kuasa menahan tangis.”Om,tan,sebenernya kak Rio sakit apa?”tanya Ify gelisah
“Maafin kami ya, Fy.kami nggak pernah bilang sama kamu kalau Rio terkena kanker darah,maafin kami Ify...”sesal mama Manda
“Iya Fy,sekarang kankernya sudah stadium akhir.kata dokter kemungkinannya untuk hidup hanya 20%”imbuh papa Zeth.Mendengar penjelasan mama Manda dan papa Zeth,rasanya dunia Ify hancur detik itu juga,ia terduduk lemas di lantai,tangisannya semakin menjadi-jadi.Dea mendekati Ify yg sedang terpuruk itu.
“Gue tau Fy yang loe rasain sekarang.gue juga gak mau kehilangan adik sepupu gue,dia bilang kalo dia sayang banget sama loe.Dia ngejauhin loe karena dia nggak mau kalau dia pergi nanti,hal itu jadiin loe cewek lemah.Ify,gue mohon loe jangan terpuruk kayak gini,kalo Rio melihatnya,dia pasti sedih”hibur Dea memeluk Ify,padahal ia sendiri juga sedih melihat keadaan adik sepupunya itu
“Ja..jadi..kamu sepupunya kak Rio?,tapi gue gak mau kehilangan kak Rio..hiks...hiks,gu..gue say..sayang kak Rio..hiks...hiks”jawab Ify terbata-bata.
       Mama Manda dan papa Zeth melihat tangan Rio bergerak,perlahan matanya mulai terbuka.
“Ma...ma...pa...pa..,kak..De..a,Ify...”kata Rio lemah
“Iya Rio,kami disini sayang”jawab mama Manda
“Bol...eh nggak,Ri...o bica...ra ber....dua sama I...fy?”tanya Rio
“Boleh sayang,ayo ma,ayo De”ajak papa Zeth,kemudian mereka meninggalkan Rio dan Ify berdua
Di luar ruangan........
“Om,gimana keadaan Rio?”tanya Alvin mewakili teman-temannya
“Saya juga gak tau,tapi tadi dia minta bicara berdua sama Ify”jawab papa Zeth
“Om,sejak kapan Rio terkena kanker darah?”tanya Gabriel yg sudah berderai air mata,begitu juga dengan yg lainnya
“Dia kena kanker semenjak umurnya masih lima tahun.dulu kankernya masih stadium satu dan Rio tidak mau dirawat lebih lanjut.tapi sekarang sudah stadium akhir,kemungkinan Rio untuk hidup hanya 20%”jelas papa Zeth,mama Manda tak tega melihat putra semata wayangnya terkulai lemas seperti itu.
Di dalam Ruangan....
       Rio menggenggam tangan Ify,Ify masih menangis terisak.Ia tidak mau kehilangan Rio,pemuda yang telah menjaga dan mendampinginya selama setahun lebih.
“I...fy,jangan nangis ya..kakak gak mau kalo kakak pergi kamu terus seperti ini.kakak sayang sama kamu.kakak juga sebenernya terluka waktu ngejauhin kamu”kata Rio sambil mengusap air mata Ify
“Ify juga sayang sama kak Rio,jangan tinggalin Ify kak,hiks...hiks”jawab Ify,air matanya turun lagi dipipi mulusnya,Rio menyeka air mata Ify dengan lembut
“Jangan nangis sayang,nanti kalo kakak pergi gak ada lagi yang bakal menghapus air mata kamu.kakak istirahat dulu ya Fy,kakak capek.I LOVE YOU,Alyssa”ucap Rio
“I LOVE YOU TOO”balas Ify ,setelah Ify membalasnya,mata Rio perlahan-lahan mulai terpejam
“Kak Rio.....hiks...hiks...jangan tinggalin Ify....hiks”teriak Ify menggoncang-nggoncangkan tubuh Rio,tapi Rio tetap tidak bangun.Mendengar teriakan Ify,mereka masuk kedalam ruangan dan menangis melihat Rio yang sudah terbujur kaku.
Pemakaman Rio..........
       Semua guru dan siswa-siswi SMA Sonika Umari School,orang tua Ify,dan semua orang terdekat Rio hadir ke pemakaman pemuda hitam manis tersebut.Saat jasad Rio dikebumikan,mama Manda pingsan karena tak kuat menahan kesedihnnya.Satu-persatu orang yang menghadiri pemakaman Rio pulang,kini tinggal Ify,Dea,Alvia(Avin dan Sivia) dan Shiel(Shilla dan Gabriel).Alvin,Via, Shilla dan Gabriel pun berpamitan untuk pulang..
“Fy,kami pulang duluan ya.loe yang sabar ya,jangan terus-terusan nangis Fy.Rio pasti gak mau ngeliat loe sedih,Dea,kami pulang ya”pamit Sivia mewakili yang lainnya.
“Iya temen-temen,hati-hati”balas Ify mencoba untuk tersenyum dan menghapus air matanya
“Hati-hati ya,gue jaga Ify disini”ucap Dea
“Iya”jawab semuanya,lalu pergi meninggalkan Ify dan Dea.Beberapa saat kemudian..
“Fy,gue mau ngasih amanah ini ke loe.sebelum Rio meninggal dia nitip ini ke gue”kata Dea memberikan sebuah kaset rekaman
“Apa ini?”tanya Ify
“Udah,loe liat aja dirumah.mending sekarang kita pulang ya”ajak Dea
“Iya,makasih”balas Ify mengambil kaset rekaman tersebut,dirumahnya Ify melihat isi kaset rekaman tersebut.Di dalam rekaman tersebut ada Rio yang sedang duduk di Danau yang penuh tanaman.Rio mengungkapkan apa yg ia rasakan,yang tidak pernah diketahui oleh Ify.
“Fy,gue tau waktu kamu liat rekaman ini, lagi nangisin aku ya?.Ehmmm,atau mungkin enggak ya?,,ehehe kakak jadi GR nich Fy.Maaf ya Fy kakak gak pernah cerita kalo kakak punya penyakit kanker darah,kakak cuma nggak mau kamu sedih.Kamu tau nggak Fy,apa yang kakak rasain waktu ngejauhin kamu? Sakit Fy,sakit.Tapi kakak harus ngejauhin kamu karena kakak nggak mau kamu terus-terusan nangis kalo kakak pergi.Kamu tau nggak kenapa kakak nggak mau liat kamu nangis?,karena kakak nggak ada lagi buat ngehapus air mata Ify.Jangan sedih ya Ify,kakak akan selalu ada dihati kamu dan menjaga kamu dari jauh”.sebelum mengakhiri rekaman tersebut,Rio menyanyikan sebuah lagu untuk Ify..
I always knew this day would come
We'd be standing one by one
With our future in our hands
So many dreams so many plans

Always knew after all these years
There'd be laughter there'd be tears
But never thought that I'd walk away
With so much joy but so much pain
And it's so hard to say goodbye

CHORUS
But yesterday's gone
We gotta keep moving on
I'm so thankful for the moments
So glad I got to know ya
The times that we had
I'll keep like a photograph
And hold you in my heart forever
I'll always remember you
Nananananana

Another chapter in the book
Can't go back but you can look
And there we are on every page
Memories I'll always save
Up ahead on the open doors
Who knows what were heading towards?
I wish you love I wish you luck
For you the world just opens up
But it's so hard to say goodbye

CHORUS

Everyday that we had
All the good all the bad
I'll keep them here inside
All the times we shared
every place everywhere
You touched my life
Yeah one day we'll look back
We'll smile and we'll laugh
But right now we just cry
Cause it's so hard to say goodbye

CHORUS

Nanananana

I'll always remember you
I'll always remember you

“Maaf ya Sayang,kakak gak bisa lama-lama.Semoga kamu dapat cowok yang lebih baik dari kakak,I LOVE YOU Alyssa”kata Rio mengakhiri rekaman tersebut.Ify menangis sejadi-jadinya,ia tak pernah membayangkan jika perjalanan cintanya dengan Rio bisa berakhir seperti ini,tapi yang ia yakini hanya satu **Hati Ify hanya untuk Rio dan hati Rio hanya untuk Ify**.
“Kak Rio,Ify janji kalo hati Ify tetap buat kakak meskipun kakak udah gak disamping Ify lagi hiks...hiks...kak Rio.....”teriak Ify masih dengan pipi yang basah oleh air mata.Karena terlalu lama menangis,Ify tertidur dengan memeluk fotonya bersama Rio saat di bukit.
_________________________TAMAT__________________________

Karya:Ana Fadllun Nisa'

1 komentar:

  1. How to use slots at the MGM Grand - Dr.MCD
    › m › m It's time to go all out and play. 안동 출장안마 Enjoy free online slots at MGM Grand. The MGM Grand is 보령 출장안마 the 사천 출장마사지 highest-rated luxury resort in the 동해 출장샵 world and the biggest 태백 출장안마 gambling

    BalasHapus